Table of Contents
Asal Usul Sandalwood
Minyak esensial sandalwood ini diperoleh dari pohon cendana (santalum). Jenis yang paling terkenal adalah cendana India (Santalum album), namun karena kelangkaannya, sekarang juga banyak digunakan cendana dari Australia dan New Caledonia. Pohon ini tumbuh di beberapa wilayah tropis seperti India, Indonesia, Nepal, Bangladesh, hingga Hawaii. Karena permintaan yang tinggi dan populasi pohon yang makin berkurang, kini banyak produsen beralih ke sumber yang lebih sustainable seperti minyak sintetis atau sandalwood yang dibudidayakan secara etis.Seperti Apa Wanginya Sandalwood?
Aroma sandalwood dikenal lembut, creamy dan sedikit manis. Meski termasuk aroma kayu-kayuan, karakter sandalwood tidak setajam cedar atau pine. Ia punya sisi hangat dan halus yang menjadikannya cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis parfum, baik maskulin maupun feminin. Sandalwood juga dikenal sebagai aroma dasar (base note) yang kuat, karena bisa bertahan lama di kulit dan membantu memperkuat aroma lain dalam parfum.Perfume Layering yang Cocok dengan Sandalwood
Sandalwood termasuk aroma yang fleksibel dan mudah dipadukan dengan berbagai wangi lainnya. Ini membuatnya sangat cocok untuk teknik layering dalam parfum. Beberapa kombinasi populer antara lain:- Citrus Seperti orange blossom, clementine atau bergamot. Kombinasi ini memberi kesan segar, cerah dan cocok untuk musim panas atau suasana aktif.
- Jasmine Aroma bunga yang manis dan sedikit musky ini cocok berpadu dengan karakter creamy dari sandalwood. Cocok untuk suasana romantis dan malam hari.
- Black Tea Memberikan nuansa elegan, lembut dan menenangkan. Kombinasi ini sering digunakan dalam parfum uniseks atau untuk suasana santai.
- Vetiver Sesama aroma woody dengan karakter lebih kering dan earthy. Jika dipadukan dengan sandalwood, menghasilkan aroma kompleks yang hangat dan dewasa. Ideal untuk penggunaan formal atau kerja.
- Amber dan Musk Memberikan kesan hangat dan sensual, menambahkan kedalaman aroma sandalwood untuk parfum malam hari.
